YPSP Terima Kunjungan Wanda Hamidah, Annisa Theresia serta Jajaran Yayasan Sahabat Shalihah Indonesia.

Pada 12 Mei 2026, Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban (YPSP) menerima kedatangan tokoh publik Wanda Hamidah, Annisa Theresia beserta jajaran Yayasan Sahabat Shalihah Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Yayasan Sahabat Shalihah Indonesia berbagi pengalaman dalam mengelola lembaga kemanusiaan dan membahas kondisi terkini terkait situasi di Gaza dan Masjid Al-Aqsa serta peran perempuan dalam aksi kemanusiaan Palestina.
Pertemuan ini menjadi ruang bertukar motivasi dan semangat perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Selain itu, suasana hangat ini menjadi penguat bahwa perempuan memiliki peran besar dalam menjalankan organisasi kemanusiaan. Dengan kelembutan, kepedulian, serta keberanian yang dimiliki, perempuan tidak hanya mampu menjalankan roda organisasi, namun juga menghadirkan kekuatan, empati, dan keteguhan dalam membawa misi kemanusiaan.
YPSP berharap silaturahmi dan kolaborasi seperti ini dapat terus terjalin guna memperkuat gerakan kemanusiaan, meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap perjuangan Palestina, serta mendorong umat untuk terus membela, dan membersamai perjuangan rakyat Palestina serta menjaga kepedulian terhadap Masjid Al-Aqsa yang menjadi simbol perjuangan dan kehormatan umat Islam yang harus terus dijaga.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua YPSP dr. Ahed Abu Alatta turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wanda Hamidah atas upaya serta partisipasi mereka dalam aksi kemanusiaan untuk Gaza, termasuk keterlibatan dalam konvoi keteguhan (Qawafil Ash-Shumud).
Pertemuan antara YPSP, Wanda Hamidah, Annisa Theresia dan Yayasan Sahabat Shalihah Indonesia diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung perjuangan kemanusiaan untuk Palestina. Sinergi ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap Gaza dan Masjid Al-Aqsa terus hidup di tengah masyarakat Indonesia, khususnya melalui peran aktif perempuan dalam gerakan sosial dan kemanusiaan.

