
Dalam upaya meningkatkan kesadaran mengenai isu Palestina, Dr. Ahed Abu Alatta, Ketua Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban (YPSP), menyampaikan kuliah umum bertajuk “Peran Perempuan dalam Perjuangan Palestina” kepada sekitar 200 santri dan santriwati di Ma’had Dar Al-Ikhwah, Kota Malang, Indonesia.
Dalam sambutannya, Dr. Ahed Abu Alatta menyampaikan apresiasi kepada pihak Ma’had Dar Al-Ikhwah atas undangan serta sambutan hangat yang diberikan. Ia juga mengapresiasi komitmen lembaga tersebut dalam menumbuhkan kepedulian para pelajar terhadap isu-isu kemanusiaan dan dunia Islam.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Ahed Abu Alatta menegaskan bahwa perempuan Palestina memiliki peran yang sangat penting dalam perjalanan perjuangan bangsa Palestina. Menurutnya, perempuan bukan hanya berperan sebagai ibu yang membesarkan generasi penerus, tetapi juga sebagai istri, saudari, dan anak perempuan yang turut memikul beban penjajahan serta menghadirkan teladan keteguhan dan pengorbanan.
Ia menjelaskan bahwa peran perempuan dalam perjuangan Palestina tidak kalah penting dibandingkan laki-laki. Bahkan, dalam banyak aspek, perempuan memiliki pengaruh yang sangat besar melalui tanggung jawabnya dalam mendidik generasi muda, menanamkan nilai-nilai kecintaan terhadap tanah air, serta membangun semangat keteguhan dan pengabdian.
Lebih lanjut, Dr. Ahed Abu Alatta menekankan pentingnya pendidikan dan pembinaan karakter sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang berilmu, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan umat. Menurutnya, pembangunan manusia merupakan kunci utama dalam mewujudkan kebangkitan serta memperjuangkan hak-hak bangsa.
Di akhir kuliah umum, Dr. Ahed Abu Alatta memaparkan perkembangan terkini di Palestina, termasuk kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza yang masih menghadapi serangan dan berbagai tantangan kemanusiaan. Ia juga menyoroti keteguhan masyarakat Palestina yang terus mempertahankan hak-haknya meskipun berada dalam situasi yang sangat sulit.


