
Maqluba (atau Makluba) merupakan salah satu hidangan paling terkenal dalam tradisi kuliner Palestina. Nama “maqluba” berasal dari bahasa Arab yang berarti “terbalik”. Hidangan ini dibalik ke atas nampan saji setelah dimasak dalam panci besar sehingga susunan nasi, daging, dan sayuran membentuk tampilan yang menarik.
Maqluba merupakan hidangan nasi berbumbu kaya rempah yang dimasak dengan potongan daging (ayam/domba) dan sayuran (terong atau kembang kol) di dalam panci. Saat disajikan, panci ini dibalik di atas nampan besar sehingga bentuknya menyerupai kue tart nasi. Hidangan tradisional khas Timur Tengah (Palestina, Yordania, Suriah, dan Lebanon) yang berarti “terbalik” dalam bahasa Arab ini biasanya ditemani bersama dengan yogurt atau salad segar.
Bahan pembuatannya selalu menggunakan nasi, sayuran, dan daging. Bahan tersebut akan dimasak secara bersama-sama sehingga membuat semua rasa menyatu sempurna dengan indah satu sama lain. Jenis sayuran yang dimaksud yakni terong, kentang, dan kembang kol. Beberapa orang menggunakan terong dan kentang, dan yang lainnya menggunakan ketiganya. Beras yang digunakan dalam hidangan ini adalah beras basmati berbulir panjang. Beras basmati dipilih karena maqluba harus dimasak dalam suhu rendah dan lambat, sehingga beras yang dipilih juga harus menyesuaikan proses memasak tersebut.
Bumbu yang direkomendasikan untuk hidangan ini menggunakan batang kayu manis, kapulaga hijau, dan daun salam utuh, merica atau cengkeh. Lalu saat membuat kaldu lebih lanjut, bisa menambahkan bumbu lainnya seperti kunyit, garam, dan lada hitam.
Bagi masyarakat Palestina, maqluba bukan sekadar makanan. Hidangan ini sering disajikan dalam acara keluarga, perayaan keagamaan, jamuan tamu, hingga momen-momen kebersamaan yang penting. Kehadirannya di meja makan mencerminkan nilai keramahan, kebersamaan, dan warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Maqluba merupakan simbol ketahanan budaya dan kebanggaan terhadap warisan leluhur Palestina yang disajikan melalui hidangan sederhana namun kaya akan makna. Lebih dari sekadar sajian nasi dan daging, maqluba adalah cerita tentang keluarga, sejarah dan kecintaan Masyarakat Palestina terhadap tanah serta budayanya.

