YPSP bersama Dr. Marwan Abu Ras kunjungan ke DPR RI

Jakarta – Dr. Marwan Abu Ras, Ketua Komite Al-Quds dan Palestina pada Persatuan Ulama Muslim Dunia, melakukan kunjungan ke DPR RI, Rabu (20/8). Kunjungan tersebut didampingi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban (YPSP).

Dr. Marwan diterima langsung oleh Dr. Mardani Ali Sera, Dr. Ahmad Doli Kurnia, Ibu Eva Monalisa, dan Dr. Abdul Hakim Senator DPD RI. Turut hadir Ust. Oke, Dr. Bunyan, Ust. Faizsol, dan Ibu Shafira dari MUI, serta Dr. Ahed Abu Alatta dari YPSP.

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Marwan menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat DPR RI. Kunjungan ini menjadi kunjungan keduanya ke DPR setelah sekitar 20 tahun. Beliau mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali berkunjung. Sebagai sesama anggota parlemen, ia menyampaikan bahwa DPR merupakan rumah rakyat yang memiliki manfaat yang mulia yakni untuk melayani kepentingan rakyat.

Dr. Marwan juga menyampaikan salam kepada Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Ia berharap Indonesia dapat terus konsisten berdiri bersama perjuangan rakyat Palestina.

Beliau menyampaikan kedekatan palestina dan Indonesia yang erat meskipun dipisah jarak yang jauh “Palestina sangat mencintai Indonesia. Perayaan Indonesia adalah perayaan kami. Kami pun ikut merayakan HUT RI yang ke-81 di Gaza, Palestina,” ujar Dr. Marwan.

Ia turut menyampaikan kondisi kemanusiaan di Gaza yang masih sangat memprihatinkan. Menurutnya, agresi belum berakhir, korban terus berjatuhan, sementara warga menghadapi keterbatasan kebutuhan dasar. Dalam 24 jam terakhir, dilaporkan 17 orang syahid dan lebih dari 40 lainnya terluka. Sementara anak-anak dan perempuan bahkan harus mengantre berjam-jam di bawah terik matahari untuk mendapatkan air.

Di tengah kondisi tersebut, Dr. Marwan menegaskan pentingnya dukungan Indonesia terhadap upaya kemanusiaan dan perjuangan Palestina, termasuk dukungan terhadap Global Sumud Flotilla sebagai salah satu upaya menembus blokade Gaza.
“Kalau bukan Indonesia, kepada siapa Palestina meminta?” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Ahmad Doli Kurnia menyampaikan keprihatinannya atas kondisi Palestina yang belum kunjung membaik. Ia menegaskan bahwa Indonesia bersama parlemen akan terus mempertahankan komitmen dan dukungannya terhadap Palestina.

“Terima kasih sudah mempercayakan kami, sudah mencintai kami. Kami mohon maaf jika usaha kami belum sempurna. Doakan kami, pemerintah kami, anggota parlemen kami, dan rakyat kami agar terus diberi kesehatan, kekuatan, serta keistiqamahan” ujarnya.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dan solidaritas Indonesia-Palestina, sekaligus menegaskan kembali bahwa dukungan terhadap Palestina tidak hanya hadir dari masyarakat, tetapi juga melalui kerja sama antarlembaga dan parlemen kedua negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *