
Jakarta – Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban (YPSP) menerima kunjungan silaturahmi dan edukasi dari para pembina serta siswa SMA Lazuardi. Kunjungan ini bertujuan memperdalam pemahaman mengenai isu Palestina, memperkenalkan pentingnya Masjidil Aqsa, serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan yang berlandaskan solidaritas, keadilan, dan persaudaraan antarmasyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua YPSP, Dr. Ahed Abu Alatta, membagikan pengalamannya selama menempuh pendidikan di Palestina. Ia menjelaskan berbagai tantangan yang ditimbulkan oleh pendudukan Israel terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat Palestina, terutama di sektor pendidikan. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, semangat masyarakat Palestina untuk terus menuntut ilmu tidak pernah surut. Pemanfaatan teknologi dan pembelajaran daring menjadi salah satu faktor yang membantu keberlangsungan proses pendidikan di tengah situasi yang sulit.

Dr. Ahed Abu Alatta menegaskan bahwa isu Palestina bukan hanya persoalan satu bangsa, melainkan isu kemanusiaan yang memerlukan kepedulian bersama. Karena itu, penting untuk terus memperkuat nilai-nilai persaudaraan, kasih sayang, kerja sama, serta membangun jembatan komunikasi antarmasyarakat guna meningkatkan kesadaran dan keberpihakan kepada mereka yang tertindas.